kawan, aku menganggap penting beberapa hal yang menurutmu remeh dan sepele, karena hanya itu yang aku punya
Postingan
senyummu iku lho
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
di suatu perjalanan, semuanya saling kebut sana sini, dunia seakan tergesa tanpa jeda. saling salip-balap di jalan lurus yang panjang. di suatu perempatan, semuanya saling klakson kanan kiri, depan belakang. bising dan nyaring. semua terburu-buru. di suatu persimpangan yang sama padat, aku memilih sebuah jalan pintas. sial, karena bertemu buntu di ujungnya. lalu, di suatu gang buntu tadi, ada satu rumah di antara lelah dan bingung. pemiliknya menawariku mampir. duduk sejenak. rumah yang terlihat asri dan syahdu. rumah itu adalah senyummu. senyum yang berkata "monggo pinarak riyin mas" senyum yang membawaku jatuh ke dalam jeda senyum yang ayem dan ngeyem yem i senyum yang "nyenengke tenan" senyum yang tenang dari segala bising dan senyum yang menenangkan dari segala kebisingan di senyummu itu, aku berhenti sejenak dari semuanya. menikmati setiap detik jeda. lalu, menyadari kalau senyummu memang benar-benar istirahat yang nyaman. seperti rumah ter...
judul e, takon
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
satu kurang sepuluh henti sebentar dari hari yang penuh, pekan yang panjang, dan bulan yang padat; berderet satu-satu seperti tanpa jeda, seminggu lalu, earphone-ku baru(lagi, hahaha). pagi-sore di jalan, dan malam sebelum tidur menemaniku dengan musik-musik acak-pilihan, malam ini, kumatikan lampu dan lagu dimulai dengan : "kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?" iyo e, kapan yo?
aku dan rumahku
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- (b/ad) Sejak bangun dari tidurku yang kesiangan tadi, aku tak banyak kemana-mana. Dapur dan kamar mandi jadi yang paling sering kusambangi setelah kamarku sendiri-tentunya. Baru hari kedua mengikuti tantangan bercerita dan aku sudah bingung, cerita apa yang akan kutulis kali ini, hahahaha. Siang, setelah shalat dzuhur yang molor itu, aku meminta jawab temanku tentang hal apa yang baiknya aku ceritakan kali ini. Dia menjawab dan aku mulai menyapa papan ketik dengan... Tentang aku dan rumahku, Sudah berjalan beberapa tahun sejak kami sekeluarga pindah. Sebelumnya, kami tinggal di sebuah rumah kecil di tengah dusun. Tetangga, teman, warung, masjid, dan kehangatan khas dusun menjadi hal yang sangat dekat dan gampang kutemui sehari-hari, sebelum akhirnya pindah ke sebuah tempat terpencil di pojok selatan dusun yang asri hawanya. Saat pertama kami pindah, terhitung hanya ada satu tetangga di sebelah kiri rumah. Kami berjarak sekitar 200 meter dari kerumunan melewati jalan ...
sore di meja makan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- (a/ad) sore di meja makan satu pertama dari tiga ratus enam puluh sekian selanjutnya. hari ini, berjalan tidak padat padat amat-pagi bersama teman, lanjut siang membantu sodara bersih kebun. sore, rebahan ditemani beberapa lagu nadin amizah dan pejam sebentar barangkali bisa melepas penat. bangun dalam kondisi lapar karena seharian perut baru masuk soto dan dua lembar tempe goreng hasil beli tadi pagi. turun dari kamar, membuka tudung saji di meja yang pecah kacanya itu, "alhamdulillah lauk masih pepak", kataku dalam hati kala kutengok sate yang masih dua tusuk, beberapa ikan asin, dan sayur terong-tahu. kubuka mesin penanak nasi setelahnnya di sebelah, yang isinya "segone entek, tak gawekke mie wae" kata emak saya dari seberang depan luweng dekat tempat masak. sore ini lumayan sumuk. tanpa atasan dan setengah telanjang aku duduk di kursi sudut meja makan, dan melihat emak memasak mie. menjadi secuil berkah yang tak terbilang harganya bisa melihat emak masih se...
tentang angan, datang dan tanda tangan yang menyenangkan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
jogja-magelang, di perjalanan pulang tadi dengan sedikit ngebut dan hujan, kurangkai kata demi kata menjadi kalimat yang nantinya kutulis di sini. karena sudah capek dan ngantuk, aku cepat-cepat menulisnya dan dengan sebisa mungkin kuingat ingat apa yang tadi kucatat di angan dalam kepala, biar gak terus lupa. aaaaaarrrrrgggghhhhhh, betapa senangnya aku hari ini, setidaknya kisah yang ingin kutulis malam ini. tapi badan seakan berkata "mbokwes, sesok wae, kesel tenan aku" hahahaha. jadi, coba kuurai se-detail dan se-bisa mungkin. *** cuaca akhir-akhir ini seperti sedang mendukung siapapun yang ingin bepergian, khususnya siang ini. panas yang tak begitu, tapi mendung juga tak bisa dikata. hari ini, karena ada janji temu, dan memang karena aku juga pengen nonton pameran-pamerannya pidi baiq n fren, jam setengah dua, pas matahari sedang asyik-asyiknya tadi, kumantapkan hati berkendara ke jogja-tempat pameran-. sebelumnya, karena memang sudah janji mau bareng, kuhampiri teman ka...